Tak kusangka Memek Pacarku Berwarna Pink, Sungguh Sempit dan begitu Nikmat!

Memek Pacarku Sungguh Sempit dan Nikmat

Memek Pacarku Sungguh Sempit dan Nikmat

Memek Pacarku Sungguh Sempit dan Nikmat – Saya seorang mahasiswa di sebuah perguruan tinggi swasta di Yogyakarta. Panggil saja saya Lukman.
Cerita ini merupakan kisah nyata saya yang sampai saat ini masih berlangsung meskipun saya akui saya jenuh dan ingin mencari pengalaman lain dengan wanita yang berbeda pula.

Ketika itu dia cerita kalau selama tiga bulan dia tidak pernah disentuh lelaki termasuk saya.
Maksudnya tentu saja merasakan kenikmatan seksual yang selama ini dipenuhinya dari mantan pacarnya yang terdahulu sebelum saya.
Kontan saya kaget berat mendengar hal itu. Batang kemaluan saya langsung tegak dan seakan ingin loncat keluar.

Aku semakin tidak karuan mendengar permintaannya itu sambil menggelayut di lenganku dengan manja.
Akhirnya kuputuskan untuk meladeninya, meskipun aku belum pernah melakukannya sama sekali dengan wanita manapun.
Dia tampak senang sekali mendengar kesediaanku meladeninya malam itu.

Seketika saja motorku langsung kubawa ke arah tempat kost-nya yang memang bebas, dan laki-laki boleh masuk, karena memang tetangga sekitar berjarak agak berjauhan dengan rumah itu.
Sampai di kost-nya, aku memarkirkan motorku dan langsung digandeng masuk ke dalam kamarnya.

Sesampainya di kamar, Rima bergegas mengunci pintu dan langsung menubrukku sampai aku tersungkur di kasurnya. Dia mulai menerkam bibirku dengan ciumannya yang penuh nafsu.
Aku sudah tidak ada pikiran untuk menghentikan tindakannya itu. Aku langsung meladeni ciumannya yang ganas itu dengan ganas pula.

Memek Pacarku Sungguh Sempit dan Nikmat

Akhirnya dia pun berdiri karena melihatku mulai bernafsu dan sudah mulai membuka bajunya.
Dia mulai membantuku membuka bajuku hingga celana dan sekaligus celana dalamku terlepas dari tubuhku dan dilemparkannya saja ke tepi ranjangnya.
Begitu juga sebaliknya, kulucutkan pakainnya hingga kami sama-sama telanjang bulat.

Aku semakin menggeliat. Baru pertama kali batang kemaluanku dikocok sama cewek.Kocokannya semakin terasa dan aku semakin mendesah hebat.
Tidak sampai dua menit dia mengocok, tiba-tiba mulutnya diarahkannya ke batang kejantananku dan ia pun mulai mengulumnya.

Setelah agak lama dan aku juga sudah mulai sangat terangsang, kuangkat dia ke sebelahku dan sekarang aku yang berlutut di lantai, sedang Rima yang sekarang duduk di kasur.
Aku sudah tidak tahan ingin mencoba merasakan menjilati miliknya yang gundul tanpa ada selembar bulu pun itu, karena tampaknya Rima sudah mencukurnya.

Aku mulai mempermainkan nafsunya dengan jari-jariku, dia mulai meronta dengan mengangkat-angkat pantatnya.
Tidak lama setelah itu aku mulai menjilati dengan segala macam cara di lembah yang gersang itu, mulai dari kumasukkan lidahku ke lubangnya sampai kuputar-putar di lipatannya yang membuat Rima semakin meronta bagaikan orang yang kerasukan birahi. Sekitar 10 menit aku memainkan liang senggamanya, Rima mulai tidak tahan.

Stop… Stoop dulu… hhuuhhh… huuhh.. haaahh, jangan.. dicabut Mas..! Biarin aja..” pintanya.
Aku pun tidak mencabut kemaluanku dan seketika kurasakan batang kejantananku dihisap-hisap liang vaginanya, gilaa..! nikmat sekali.
Tidak lama kemudian aku dibaringkan ke kasur dengan posisi telentang.

Tidak berapa lama kemudian, aku merasakan jepitan pangkal paha Rima semakin keras, dan rontaannya semakin tidak beraturan, sedangkan aku juga sedikit mulai merasakan mau keluar.
Seketika batang kemaluanku merasakan adanya cairan yang mengguyur dari dalam rahimnya sambil Rima terlihat kelojotan tidak beraturan. Aku belum merasakan mau keluar juga saat itu.

BANDARQ TERPERCAYA | SAKONG ONLINE | AGEN QQ | ADUQ ONLINE

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*