Ayah Tiriku Yang Suka Mencuri Kesempatan Untuk Ngeseks Denganku

Ayah Tiriku Yang Suka Mencuri Kesempatan Untuk Ngeseks Denganku

Ayah Tiriku Yang Suka Mencuri Kesempatan Untuk Ngeseks Denganku – Aku adalah seorang anak tunggal bernama Jesika yang sudah ditinggal ayahku saat kecil dimana mereka telah bercerai. Ayahku mempunyai simpanan wanita lain, ibuku memilih mencari calon suami lain yang membuat hidupku mulai berubah. Aku mengenal dunia seks dan narkoba, membuat hidupku seperti tidak berarti lagi. Terkadang aku tinggal bersama ibuku, terkadang aku memilih kost dengan temanku.

Hidupku terasa hancur, aku berhubungan seks dengan siapa saja termasuk teman-teman SMA ku. Walaupun kelihatannya buruk, tapi aku menikmatinya, membuatku sejenak melupakan masalah duniawi. Malam itu aku diminta pulang oleh ibuku karena ayahku tiriku sedang berulang tahun. Aku yang sebenarnya malas pulang, dengan terpaksa pulang untuk makan malam bersama.

Memang ayah tiriku lebih ganteng dan bertubuh atletis dibanding ayah kandungku, tidak salah ibuku memilihnya. Saat dirumah kulihat ayahku sedang membantu ibuku memasak, dengan tanpa mengenakan baju memperlihatkan ototnya dan tato di bagian belakang badannya yang cukup nyentrik, lumayan juga badannya apalagi kontolny, fikirku saat itu.

jelaspoker

Ayah Tiriku Yang Suka Mencuri Kesempatan Untuk Ngeseks Denganku – Setelah makan malam selesai, ibuku izin pergi keluar untuk membeli keperluan. Tinggallah aku berdua dengan ayah tiriku, aku memilih diam di kamar. Aku lalu memutar video porno sembari mengucek memekku yang sudah gatal karena beberapa hari tidak melakukan hubungan seks. Sedang asik menikmati, ayah tiriku masuk ke kamarku. Aku dengan segera mencabut tangan dari memekku, namun tak sempat mematikan video porno yang sedang kuputar.

Tampaknya ayah tiriku curiga terhadapku namun pura-pura tidak mengetahuinya. Ia bertanya “Lagi apa Jes, mana nih kado ulang tahun buat papa?”, akupun tersipu malu dan mengatakan bahwa kadonya akan menyusul esok hari. Ia lalu mengatakan “Kado yang lain saja juga tidak masalah, kalau besok artinya bukan kado lagi dan tidak sah”. Akupun bingung ingin memberi kado apa karena aku tidak membeli apapun.

Aku langsung bertanya kepadanya, “Iya pa, Jesika gak ada kado, emang kalau hari mau kado apa?”. Ia mengatakan dengan tenang “Apa aja boleh asal sama-sama puas”. Aku pun berdiri melepas semua pakaianku dan mengatakan padanya “Ini ya maksudnya?”. Ia tampak terkejut dan mengiyakannya.

Tanpa ragu ia meremas payudaraku, menjilatnya, mengelus memekku dan mencium pipiku. Perlahan ia buka celananya dan mengeluarkan kontolnya memintaku menghisapnya. Kontolnya panjang dan hitam, pantas saja ibuku menyukainya. Kuhisap, kujilat dan kukocok dengan perlahan. Tak lama ia mengangkatku ke kasur dan tanpa kondom ia memasukkan kontolnya yang sudah tegang ke memekku. Ahhhh, nikmat sekali rasanya.

Ia menggenjotku dengan sangat kuat, ia mengatakan sudah beberapa hari tidak melakukan seks karena ibuku sedang datang bulan. Ia semakin mempercepat goyangannya karena takut ketahuan ibuku. Setelah menggenjotku cukup lama, ia mendesah keenakan lalu mencabut kontolnya lalu mengarahkan ke wajahku.

Sekejap saja, kucuran spermanya memenuhi wajahku dan sebagian jatuh ke dadaku. Kuhisap lagi kontolnya sampai bersih dan lemas. Ia langsung berpakaian dan keluar dari kamarku dan berterima kasih atas hadiahku. Aku mengiyakannya saja dan langsung ke kamar mandi untuk bersih-bersih. Semenjak kejadian itu, aku lebih sering tidur dirumah ibuku, bercinta dengan ayah tiriku.

Ayah Tiriku Yang Suka Mencuri Kesempatan Untuk Ngeseks Denganku

JUDI POKER | AGEN POKER ONLINE | SAKONG ONLINE | POKER ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Piala Dunia 2018”JELASBOLA Agen Judi Resmi Piala Dunia 2018Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*